Jum'at, 01 Maret 2024
Follow Us ON :
 
| Sah Dilantik Sebagai Pj Gubri, SF Hariyanto: Saya akan Melaksanakan Amanah | | Dr. Lambok Bertindak Selaku Penuntut Umum Dalam Persidangan Terduga Korupsi | | Komisi Pemilihan Umum Kota Padangsidimpuan Gelar Rapat Pleno Terbuka | | Tekad Rasyid Assaf Dongoran Untuk Menggalakkan Program Marsialap Ari Gotong Royong Bedah Rumah | | 30 Personil SUBSATGAS PAM OBJEK KEGIATAN OMB LK 2023-2024 | | Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Baznas Award
 
Pertama Dilakukan KPK Kolaborasi Dengan Polda Riau Lakukan Pencegahan Korupsi
Jumat, 22-07-2022 - 18:30:22 WIB

TERKAIT:
   
 

Kupaskasus.com, Pekanbaru - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menggandeng Kepolisian Daerah (Polda) Riau dalam hal mencegah terjadinya perbuatan tindak pidana korupsi.

Pencegahan dilakukan dengan cara melibatkan peran serta keluarga dan masyarakat, khususnya di lingkungan keluarga besar Polri.

Pola kerjasama atau kolaborasi seperti ini, merupakan yang pertama kali dilakukan oleh KPK bersama instansi Korps Bhayangkara.

Menandai kolaborasi antara KPK dengan Polda Riau, digelar kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek).

Tema yang diambil yakni Sosialisasi Pemberdayaan Peran Serta Masyarakat Dalam Rangka Peningkatan Integritas Menuju SDM yang Presisi dan Anti Korupsi.

Kegiatan digelar di Aula Tribrata lantai 5, Markas Polda Riau Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru, Jumat (22/7/2022).

Hadir Deputi Pendidikan dan Peran serta masyarakat KPK RI, Wawan Wardiana, Direktur Pembinaan Peran serta Masyarakat, Brigjen Pol. Kumbul Kusdwidjanto Sudjati, Wakapolda Riau, Brigjen Pol Tabana Bangun, Irwasda Polda Riau Kombes Pol Hermansyah, para pejabat utama, Kapolres dan Kapolresta se-Riau, serta insan Bhayangkari.

Wakapolda Riau, Brigjen Pol Tabana Bangun menyampaikan, kegiatan ini digelar sebagai bentuk upaya mewujudkan upaya anti korupsi.

"Upaya Polda Riau dalam mewujudkan anti korupsi telah diwujudkan lewat budaya-budaya yang selama ini dikelola Inspektorat Pengawasan dengan melaksanakan sosialisasi sejumlah aturan Kapolri supaya sampai ke jajaran," kata Brigjen Tabana.

Ia menuturkan, dari 388 orang personel Polda Riau yang wajib menyampaikan LHKPN periodik, seluruhnya telah melaporkan harta kekayaanya melalui E-LHKPN kepada KPK RI.

"Para Kasatker di jajaran Polda Riau telah melakukan berbagai upaya untuk mengoptimalkan kinerjanya dalam rangka melaksanakan seluruh program dan kegiatan serta pengelolaan anggaran secara trasparan dan akuntabel," tuturnya.

Dipaparkan Wakapolda Riau, keikutsertan Bhayangkari dalam kegiatan ini bertujuan agar upaya membangun budaya anti korupsi juga bisa dimulai dari tingkat keluarga.

Karena perempuan sebagai istri dan ibu, juga bagian dari masyarakat besar dalam mencegah terjadinya korupsi.

"Hari ini KPK hadir di Riau terutama Polda Riau untuk memberikan sosialisasi pendidikan kepada keluarga besar Polri, terutama untuk membentuk kesadaran keikutsertaan dalam mencegah adanya perbuatan korupsi," jelasnya.

"Diharapkan melalui upaya kerjasama KPK dengan Polda Riau, ini bisa membentuk kesadaran untuk melakukan pencegahan perbuatan korupsi di tengah masyarakat, khususnya di tengah keluarga besar Polri. Kita harap keluarga besar Polri ikut mendukung dan berperan serta," imbuhnya.

Sementara itu, Deputi Pendidikan dan Peran serta masyarakat saat ini KPK pendekataannya bukan hanya dalam hal penindakan dan pencegahan, tapi juga melalui pendidikan. Bagaimana menanamkan nilai-nilai anti korupsi, nilai-nilai integritas kepada seluruh insan Indonesia.

Ia membeberkan, korupsi adalah suatu hal yang sangat luar biasa yang terjadi di masyarakat. Dengan tidak mengenal jabatan, suku, ras dan lain-lain.

"Termasuk juga di Polri, oleh sebab itu tugas kami memberikan sosialisasi dan bimbingan teknis kepada seluruh masyarakat termasuk juga di jajaran Polri dan kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada polda riau ini. Dan ini baru pertama kali melaksanakan hal seperti ini dengan kepolisian," ujarnya.

Ia berharap, kegiatan seperti ini hendaknya juga bisa diikuti oleh jajaran Polda lain di Indonesia.

Tujuannya yaitu bagaimana menumbuhkan kesadaran di masyarakat khususnya di lingkungan Polri dan keluarga.

Menurut Wawan, disadari bahwa keluarga merupakan lingkungan terkecil yang bisa mendorong seseorang untuk melakukan korupsi, atau sebaliknya.

"Oleh sebab itu kita undang juga para pasangan (anggota Polri) untuk memahami atau mengetahui dan ke depannya ikut berperan serta, berkontribusi untuk mencegah tindak pidana korupsi," urai dia.

Diungkapkannya, sinergitas yang baik dengan Polri bisa dijaga dan ditingkatkan. Ia ingin anggota Polri dan keluarga, bisa menjadi tauladan bagi masyarakat lainnya dalam kehidupan sehari-hari untuk tidak berprilaku korupsi.

Lebih jauh Wawan berujar, usai memahami apa itu korupsi, para peserta sosialisasi dan bimtek hendaknya bisa menerapkan slogan 'Lihat, Lawan, Laporkan'.

"Paling tidak kita sendiri tidak melakukan hal yang sama, paling tidak seperti itu. Kalau mengetahui, bisa memberikan pemahaman bagi yang bersangkutan. Yang berikutnya ya kalau bisa melaporkan, melaporkan kepada saluran-saluran yang tersedia, kalau di Polri ada Irwasda atau mungkin KPK," tandasnya. (Man)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke 0852-6599-9456
Via E-mail: redaksikupaskasus@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



 
Berita Lainnya :
  • Pertama Dilakukan KPK Kolaborasi Dengan Polda Riau Lakukan Pencegahan Korupsi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Sah Dilantik Sebagai Pj Gubri, SF Hariyanto: Saya akan Melaksanakan Amanah
    02 Dr. Lambok Bertindak Selaku Penuntut Umum Dalam Persidangan Terduga Korupsi
    03 Komisi Pemilihan Umum Kota Padangsidimpuan Gelar Rapat Pleno Terbuka
    04 Tekad Rasyid Assaf Dongoran Untuk Menggalakkan Program Marsialap Ari Gotong Royong Bedah Rumah
    05 30 Personil SUBSATGAS PAM OBJEK KEGIATAN OMB LK 2023-2024
    06 Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Baznas Award
    07 Bupati Optimis Lahirkan Generasi Milenial Cerdas Dan Sehat
    08 Sat Reskrim Polres Kuansing Mengungkap Kasus Persetubuhan Terhadap Anak Dibawah Umur
    09 Masyarakat KHS Dukung Bupati Suhardiman Lanjutkan Kepimpinan
    10 Diikuti 110 Peserta, Bimtek UPZ Masjid dan Mushalla Rayon III Resmi Dibuka
    11 Bahas Pengembangan Pariwisata, Disparbudpora Bengkalis Ikuti Rakor DAK di Jogyakarta
    12 Disdukcapil Kabupaten Bengkalis Raih Penghargaan Dukcapil Prima Award dari Mendagri
    13 Bupati Berharap Kinerja Baznas Terus Membaik
    14 Penjabat Walikota Letnan Tinjau Sunat dan Pengobatan Gratis di UPTD. Puskesmas Pijorkoling
    15 Pemkab Bengkalis Sosialisasikan STDB
    16 Forum Perangkat Daerah 2024, Diskominfotik Bengkalis Paparkan Program Prioritas Tahun 2025
    17 Target Program Unggulan, Dinkes Bahas Ranwal Renja 2025 Bersama Sejumlah PD
    18 Apel Hari Kesadaran Nasional, Wabup Ajak ASN Mediator Dinginkan Suasana Pasca Pemilu
    19 Wabup Bagus Takjub Melihat Beruang Madu di Kebun Binatang Selatbaru
    20 Himpun Masukan Wujudkan Bengkalis Bermasa, Bupati Buka FKP RKPD 2025
    21 Nakes Siaga Layani Petugas Pemilu 2024
    22 Wakil Bupati Bagus Santoso Tinjau Ke Sejumlah TPS Kecamatan Bengkalis dan Bantan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Tanjung Pinang | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kupaskasus.com | lebih dalam, lebih baru, lebih penting