Jum'at, 19 Juli 2024
Follow Us ON :
 
| Pj Sekda Indra Apresiasi RSUD Petala Bumi Terapkan Layanan Aduan Digital | | Audiensi Pj. Wali Kota dan Kantor Kemenag Bahas Rencana Kegiatan Keagamaan | | Operasi Patuh Seligi 2024 Polres Bintan, Temukan 368 Pelanggar Selama 5 Hari | | Wabup Husni Meninjau Pasar Rakyat untuk Permudah Warga Dapatkan Bahan Pokok | | Keganasan Harimau Sumatera yang Menyerang Seorang Warga Didesa Penyengat Pada Malam Hari | | Siswa SMA Usia 17 Tahun di Siak Bisa Bikin KTP Elektronik Gratis
 
Pertama Dilakukan KPK Kolaborasi Dengan Polda Riau Lakukan Pencegahan Korupsi
Jumat, 22-07-2022 - 18:30:22 WIB

TERKAIT:
   
 

Kupaskasus.com, Pekanbaru - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menggandeng Kepolisian Daerah (Polda) Riau dalam hal mencegah terjadinya perbuatan tindak pidana korupsi.

Pencegahan dilakukan dengan cara melibatkan peran serta keluarga dan masyarakat, khususnya di lingkungan keluarga besar Polri.

Pola kerjasama atau kolaborasi seperti ini, merupakan yang pertama kali dilakukan oleh KPK bersama instansi Korps Bhayangkara.

Menandai kolaborasi antara KPK dengan Polda Riau, digelar kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek).

Tema yang diambil yakni Sosialisasi Pemberdayaan Peran Serta Masyarakat Dalam Rangka Peningkatan Integritas Menuju SDM yang Presisi dan Anti Korupsi.

Kegiatan digelar di Aula Tribrata lantai 5, Markas Polda Riau Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru, Jumat (22/7/2022).

Hadir Deputi Pendidikan dan Peran serta masyarakat KPK RI, Wawan Wardiana, Direktur Pembinaan Peran serta Masyarakat, Brigjen Pol. Kumbul Kusdwidjanto Sudjati, Wakapolda Riau, Brigjen Pol Tabana Bangun, Irwasda Polda Riau Kombes Pol Hermansyah, para pejabat utama, Kapolres dan Kapolresta se-Riau, serta insan Bhayangkari.

Wakapolda Riau, Brigjen Pol Tabana Bangun menyampaikan, kegiatan ini digelar sebagai bentuk upaya mewujudkan upaya anti korupsi.

"Upaya Polda Riau dalam mewujudkan anti korupsi telah diwujudkan lewat budaya-budaya yang selama ini dikelola Inspektorat Pengawasan dengan melaksanakan sosialisasi sejumlah aturan Kapolri supaya sampai ke jajaran," kata Brigjen Tabana.

Ia menuturkan, dari 388 orang personel Polda Riau yang wajib menyampaikan LHKPN periodik, seluruhnya telah melaporkan harta kekayaanya melalui E-LHKPN kepada KPK RI.

"Para Kasatker di jajaran Polda Riau telah melakukan berbagai upaya untuk mengoptimalkan kinerjanya dalam rangka melaksanakan seluruh program dan kegiatan serta pengelolaan anggaran secara trasparan dan akuntabel," tuturnya.

Dipaparkan Wakapolda Riau, keikutsertan Bhayangkari dalam kegiatan ini bertujuan agar upaya membangun budaya anti korupsi juga bisa dimulai dari tingkat keluarga.

Karena perempuan sebagai istri dan ibu, juga bagian dari masyarakat besar dalam mencegah terjadinya korupsi.

"Hari ini KPK hadir di Riau terutama Polda Riau untuk memberikan sosialisasi pendidikan kepada keluarga besar Polri, terutama untuk membentuk kesadaran keikutsertaan dalam mencegah adanya perbuatan korupsi," jelasnya.

"Diharapkan melalui upaya kerjasama KPK dengan Polda Riau, ini bisa membentuk kesadaran untuk melakukan pencegahan perbuatan korupsi di tengah masyarakat, khususnya di tengah keluarga besar Polri. Kita harap keluarga besar Polri ikut mendukung dan berperan serta," imbuhnya.

Sementara itu, Deputi Pendidikan dan Peran serta masyarakat saat ini KPK pendekataannya bukan hanya dalam hal penindakan dan pencegahan, tapi juga melalui pendidikan. Bagaimana menanamkan nilai-nilai anti korupsi, nilai-nilai integritas kepada seluruh insan Indonesia.

Ia membeberkan, korupsi adalah suatu hal yang sangat luar biasa yang terjadi di masyarakat. Dengan tidak mengenal jabatan, suku, ras dan lain-lain.

"Termasuk juga di Polri, oleh sebab itu tugas kami memberikan sosialisasi dan bimbingan teknis kepada seluruh masyarakat termasuk juga di jajaran Polri dan kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada polda riau ini. Dan ini baru pertama kali melaksanakan hal seperti ini dengan kepolisian," ujarnya.

Ia berharap, kegiatan seperti ini hendaknya juga bisa diikuti oleh jajaran Polda lain di Indonesia.

Tujuannya yaitu bagaimana menumbuhkan kesadaran di masyarakat khususnya di lingkungan Polri dan keluarga.

Menurut Wawan, disadari bahwa keluarga merupakan lingkungan terkecil yang bisa mendorong seseorang untuk melakukan korupsi, atau sebaliknya.

"Oleh sebab itu kita undang juga para pasangan (anggota Polri) untuk memahami atau mengetahui dan ke depannya ikut berperan serta, berkontribusi untuk mencegah tindak pidana korupsi," urai dia.

Diungkapkannya, sinergitas yang baik dengan Polri bisa dijaga dan ditingkatkan. Ia ingin anggota Polri dan keluarga, bisa menjadi tauladan bagi masyarakat lainnya dalam kehidupan sehari-hari untuk tidak berprilaku korupsi.

Lebih jauh Wawan berujar, usai memahami apa itu korupsi, para peserta sosialisasi dan bimtek hendaknya bisa menerapkan slogan 'Lihat, Lawan, Laporkan'.

"Paling tidak kita sendiri tidak melakukan hal yang sama, paling tidak seperti itu. Kalau mengetahui, bisa memberikan pemahaman bagi yang bersangkutan. Yang berikutnya ya kalau bisa melaporkan, melaporkan kepada saluran-saluran yang tersedia, kalau di Polri ada Irwasda atau mungkin KPK," tandasnya. (Man)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke 0852-6599-9456
Via E-mail: redaksikupaskasus@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



 
Berita Lainnya :
  • Pertama Dilakukan KPK Kolaborasi Dengan Polda Riau Lakukan Pencegahan Korupsi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pj Sekda Indra Apresiasi RSUD Petala Bumi Terapkan Layanan Aduan Digital
    02 Audiensi Pj. Wali Kota dan Kantor Kemenag Bahas Rencana Kegiatan Keagamaan
    03 Operasi Patuh Seligi 2024 Polres Bintan, Temukan 368 Pelanggar Selama 5 Hari
    04 Wabup Husni Meninjau Pasar Rakyat untuk Permudah Warga Dapatkan Bahan Pokok
    05 Keganasan Harimau Sumatera yang Menyerang Seorang Warga Didesa Penyengat Pada Malam Hari
    06 Siswa SMA Usia 17 Tahun di Siak Bisa Bikin KTP Elektronik Gratis
    07 Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Riau Lakukan Monitoring dan Evaluasi
    08 Pemkab Siak Gelar Rapat Percepatan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK RI
    09 Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Siak Amankan Satu Orang Pria Diduga Penyalahgunaan Narkotika
    10 Rafena Andi Ningsih di Lantik Sebagai Ketua MPM BEM UGN Kota Padangsidimpuan
    11 Pj. Wali Kota H. Timur Tumanggor Sambut Jamaah Haji Kota Padangsidimpuan Kloter 20
    12 Enam Elemen Smart City di Siak Terpenuhi
    13 Pemkab Siak Bersama Asian Agri dan Tanoto Foundation Lakukan Kalaborasi
    14 Rapat Pleno Terbuka Penghitungan Suara Ulang Kabupaten Rokan Hulu Berlangsung Sukses
    15 Alfedri Pesan Dana Desa untuk Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM
    16 Pemkab Siak Siapkan Rp 37 Miliar Dukung UHC
    17 Dihadiri Sukiman, Pemdes Sialang Rindang Gelar Tabligh Akbar Peringati Tahun Baru Islam 1446 H
    18 PETIR Minta Ditkrimsus Polda Riau Periksa Seluruh Anggota DPRD Riau
    19 Kelabui Korban Lewat DM Instagram, Pelaku Berhasil Kumpulkan Video Asusila Anak
    20 Tim Subdit V Tipid Siber Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Registrasi Ribuan Kartu Provider Prabayar
    21 Perintah Kapolri Jaga Pilkada Serentak Berjalan Aman dan Lancar, Polda Riau dan Polresta Jajaran Gel
    22 5 Orang di amankan Unit Reskrim Polsek Kandis, Diduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Tanjung Pinang | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kupaskasus.com | lebih dalam, lebih baru, lebih penting