Jum'at, 19 Juli 2024
Follow Us ON :
 
| Pj Sekda Indra Apresiasi RSUD Petala Bumi Terapkan Layanan Aduan Digital | | Audiensi Pj. Wali Kota dan Kantor Kemenag Bahas Rencana Kegiatan Keagamaan | | Operasi Patuh Seligi 2024 Polres Bintan, Temukan 368 Pelanggar Selama 5 Hari | | Wabup Husni Meninjau Pasar Rakyat untuk Permudah Warga Dapatkan Bahan Pokok | | Keganasan Harimau Sumatera yang Menyerang Seorang Warga Didesa Penyengat Pada Malam Hari | | Siswa SMA Usia 17 Tahun di Siak Bisa Bikin KTP Elektronik Gratis
 
Bahlil: Terima Kasih Pak SBY Selesaikan Utang Kita ke IMF
Minggu, 02-07-2023 - 20:42:24 WIB
Teks foto: Menteri Investasi/ Kepala BKPM Bahlil Lahadlia mengucapkan terima kasih kepada SBY karena berhasil bebaskan RI dari jerat utang 'lintah darat' IMF
TERKAIT:
   
 

KupasKasus.com, Jakarta - Menteri Investasi/ Kepala BKPM Bahlil Lahadlia mengucapkan terima kasih kepada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono karena telah berhasil membebaskan Indonesia dari jerat utang IMF.

Ia mengatakan kebebasan Indonesia dari jerat utang IMF sangat berarti. Pasalnya, rekomendasi yang diberikan lembaga itu kepada negara yang dapat pinjaman dari mereka banyak yang merugikan.

Termasuk bagi Indonesia saat menghadapi krisis ekonomi pada 1998 lalu. Saat itu kata Bahlil, IMF menerapkan beberapa syarat yang merugikan Indonesia kalau mau mendapatkan gelontoran pinjaman dari mereka.

Syarat antara lain menghentikan program bantuan sosial. Karena syarat itu, daya beli masyarakat Indonesia jatuh. Karena rekomendasi IMF juga, bunga kredit perbankan di Indonesia jadi mesin industrialisasi.

Akibatnya, banyak industri di Indonesia yang kolaps.

"Kita harus terima kasih kepada pemerintahan sebelum Pak Jokowi yaitu di zamannya Pak SBY karena berhasil menyelesaikan utang kita ke IMF. Karena  (IMF) kayak lintah darat. Banyak pajak, paket kebijakan ekonomi dari IMF yang tidak cocok dengan kondisi negara kita," katanya Jumat (30/6) lalu.

Bahlil mengatakan karena kebebasan Indonesia dari jerat utang itu, pemerintah tak mau lagi kejadian serupa terjadi pada Indonesia. Hal itu diperlukan supaya Indonesia bisa bebas menentukan kebijakannya dalam mensejahterakan rakyat.

Termasuk, mensejahterahkan rakyat melalui kebijakan larangan ekspor nikel Cs. Sebagai pengingat, baru-baru ini IMF memang meminta kepada Presiden Jokowi menghentikan kebijakan larangan ekspor nikel cs.

Permintaan mereka sampaikan dalam IMF Executive Board Concludes 2023 Article IV Consultation with Indonesia yang dikeluarkan Minggu (25/6) kemarin.

Dalam laporan itu, IMF sebenarnya menyambut baik ambisi Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dalam ekspor mineral, termasuk menarik investasi asing dari kebijakan larangan ekspor itu.

Selain itu, IMF tersebut juga mendukung langkah Indonesia yang memfasilitasi transfer keterampilan dan teknologi. Namun, mereka mencatat bahwa kebijakan harus didasarkan pada analisis biaya-manfaat yang lebih lanjut, dan dirancang untuk meminimalkan dampak lintas batas.

"Dalam konteks itu, para direktur mengimbau untuk mempertimbangkan penghapusan bertahap pembatasan ekspor dan tidak memperluas pembatasan tersebut ke komoditas lain," tulis laporan tersebut.

Sumber: CNN Indonesia

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke 0852-6599-9456
Via E-mail: redaksikupaskasus@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



 
Berita Lainnya :
  • Bahlil: Terima Kasih Pak SBY Selesaikan Utang Kita ke IMF
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pj Sekda Indra Apresiasi RSUD Petala Bumi Terapkan Layanan Aduan Digital
    02 Audiensi Pj. Wali Kota dan Kantor Kemenag Bahas Rencana Kegiatan Keagamaan
    03 Operasi Patuh Seligi 2024 Polres Bintan, Temukan 368 Pelanggar Selama 5 Hari
    04 Wabup Husni Meninjau Pasar Rakyat untuk Permudah Warga Dapatkan Bahan Pokok
    05 Keganasan Harimau Sumatera yang Menyerang Seorang Warga Didesa Penyengat Pada Malam Hari
    06 Siswa SMA Usia 17 Tahun di Siak Bisa Bikin KTP Elektronik Gratis
    07 Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Riau Lakukan Monitoring dan Evaluasi
    08 Pemkab Siak Gelar Rapat Percepatan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK RI
    09 Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Siak Amankan Satu Orang Pria Diduga Penyalahgunaan Narkotika
    10 Rafena Andi Ningsih di Lantik Sebagai Ketua MPM BEM UGN Kota Padangsidimpuan
    11 Pj. Wali Kota H. Timur Tumanggor Sambut Jamaah Haji Kota Padangsidimpuan Kloter 20
    12 Enam Elemen Smart City di Siak Terpenuhi
    13 Pemkab Siak Bersama Asian Agri dan Tanoto Foundation Lakukan Kalaborasi
    14 Rapat Pleno Terbuka Penghitungan Suara Ulang Kabupaten Rokan Hulu Berlangsung Sukses
    15 Alfedri Pesan Dana Desa untuk Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM
    16 Pemkab Siak Siapkan Rp 37 Miliar Dukung UHC
    17 Dihadiri Sukiman, Pemdes Sialang Rindang Gelar Tabligh Akbar Peringati Tahun Baru Islam 1446 H
    18 PETIR Minta Ditkrimsus Polda Riau Periksa Seluruh Anggota DPRD Riau
    19 Kelabui Korban Lewat DM Instagram, Pelaku Berhasil Kumpulkan Video Asusila Anak
    20 Tim Subdit V Tipid Siber Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Registrasi Ribuan Kartu Provider Prabayar
    21 Perintah Kapolri Jaga Pilkada Serentak Berjalan Aman dan Lancar, Polda Riau dan Polresta Jajaran Gel
    22 5 Orang di amankan Unit Reskrim Polsek Kandis, Diduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Tanjung Pinang | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kupaskasus.com | lebih dalam, lebih baru, lebih penting